6 hari → 0
Downtime panen
Rp 480M
Penyelamatan TBS
~70%
Offset biaya stok
14d → instan
Lead time suku cadang
Estate sawit terintegrasi 18.000 ha di Riau dengan mill 60 TPH — PIM analisa demand pattern 3 tahun, pre-position 2 spare harvester head + saw bar di gudang Pekanbaru, zero harvest disrupt sepanjang musim 2025, Rp 480M loss avoided.
Tahun sebelumnya: 6 hari harvest disrupt karena harvester head retak + lead time 14 hari import langsung. Estimasi loss Rp 480M dari TBS (Tandan Buah Segar) yang tidak terpanen tepat waktu. Cycle panen ketat 14-21 hari, telat = kualitas TBS drop.
PIM analisa demand curve 3 tahun dari record maintenance estate, identifikasi 4 wear parts kritis: harvester head, saw bar, sprocket set, dan feed roller. Pre-position 2x dari demand bulanan di gudang Pekanbaru — cost stock di-offset oleh saving downtime musim panen.
Strategi penempatan stok (pre-positioning) berbasis kurva permintaan berhasil mencapai zero harvest disruption sepanjang musim panen 2025. Biaya penahanan stok ter-offset penuh oleh penghematan downtime, dengan lead time pengadaan menjadi instan.
Punya tantangan serupa?
Hubungi Tim Kami