Stok terlalu banyak = modal mengendap di gudang. Stok terlalu sedikit = unit berhenti menunggu part. Kuncinya bukan menstok lebih banyak, tapi menstok part yang tepat berdasarkan risiko dan dampaknya terhadap produksi.
Reorder point = (rata-rata pemakaian harian × lead time hari) + safety stock. Untuk site remote dengan lead time panjang, safety stock harus mencerminkan variabilitas — bukan rata-rata optimistis. Part Vital di site terpencil butuh buffer lebih tebal daripada di gudang dekat kota.
Stok internal yang ramping hanya aman bila ditopang pemasok dengan respons cepat. Inilah alasan PIM menargetkan respons penawaran < 24 jam dan menyediakan jalur sourcing untuk part Vital — sehingga Anda bisa memindahkan sebagian "safety stock" ke kapasitas pemasok, bukan ke gudang sendiri. Untuk fleet besar, kami dapat menyusun daftar part kritis bersama tim maintenance Anda.
Oleh
Tim Teknis Pratama Inti Makmur
Reliability & Maintenance